News and Events
News
  1. ‹ First
  2. 3
  3. 4
  4. 5
  5. 6
  6. 7
News Harian

Riset Harian 15 September 2025

Wall Street ditutup campuran pada Jumat (12/09): Dow -0,59%, S&P 500 -0,05%, Nasdaq +0,45%. Klaim pengangguran 263 ribu dan UoM sentiment 55,4 (12/09) menjaga ekspektasi Fed cut; CPI Agustus +2,9% y/y; +0,4% m/m (11/09). Sentimen risk-on meningkat tipis.

Bursa Asia menguat pada Jumat (12/09): Nikkei +1,11%, KOSPI +1,54%, Hang Seng +1,31%, Shanghai -0,12%. Harapan pemangkasan suku bunga Fed dan rally AI mendorong risk appetite; dolar di Asia melemah (12/09). Optimisme stimulus China dan yield UST turun menopang sektor.

IHSG 7.854,06 (+1,37%) pada Jumat (12/09) dengan transaksi Rp17,87T; asing net sell Rp31,83 miliar. USD/IDR Rp16.371,89 (14/09) dan SUN 10Y 6,32% (12/09). Dengan sentimen Fed cut serta isu reshuffle, IHSG berpeluang konsolidasi di kisaran 7.780 sampai 7.870. Fokus pada bank BUMN dan Energi.

Download
News Harian

Riset Harian 26 September 2025

Wall Street melemah pada Kamis (25/09): Dow -0,40%, S&P 500 -0,50%, Nasdaq -0,50%. Tarif baru Trump dan klaim pengangguran 218 ribu menegaskan ekonomi masih kuat sehingga euforia Fed cut lanjutan mereda.

Bursa Asia variatif pada Kamis (25/09): Nikkei +0,27%; KOSPI 0,00%; Hang Seng -0,13%; Shanghai -0,01%. Tariff shock dari AS dan dolar yang menguat menekan China–HK, sementara Jepang ditopang sentimen domestik dan aliran ke saham siklikal. 

IHSG 8.040,66 (-1,06%) Kamis (25/09) dengan transaksi Rp26,16T; asing net sell Rp1,00T. USD/IDR JISDOR Rp16.752 dan SUN 10Y 6,43%. Dampak tarif AS dan klaim penggaguran rendah AS mengikis harapan Fed cut, rupiah lemah menahan minat risiko; IHSG hari ini diproyeksi bergerak sekitar 7.980–8.080.

Files Attachment 1
News Harian

Riset Harian 24 September 2025

Wall Street melemah pada Selasa (23/09): Dow −0,19%, S&P 500 −0,55%, Nasdaq −0,95%. Setelah pernyataan Powell pasca Fed cut memicu spekulasi tentang rencana awal Fed cut bertahap dan aksi profit taking di sektor big tech. 

Bursa Asia variatif Selasa (23/09): Hang Seng −0,70%, Shanghai −0,18%. Pelemahan masih berlanjut setelah China menahan LPR 1Y 3,00% dan 5Y 3,50% sehingga stimulus dirasa membutuhkan waktu lebih lama. 

IHSG 8.125,20 (+1,06%) Selasa (23/09) dengan transaksi Rp31,73T; asing net buy Rp5,55T. Tingginya arus masuk asing serta kebijakan pemerintah menjaga minat investor. IHSG diperkirakan positif di range 8.060 sampai 8.140 hari ini.

Files Attachment 1
News Harian

Riset Harian 23 September 2025

Wall Street menguat pada Senin (22/09): Dow +0,14%, S&P 500 +0,44%, Nasdaq +0,70%. Nvidia +3,9% usai investasi US$100 miliar di OpenAI, Apple +4,3% dengan kenaikan target harga dan rekor berlanjut di saat pasar mengawasi sinyal Fed.

Bursa Asia variatif pada Senin (22/09): Nikkei +0,99%; KOSPI +0,68%; Hang Seng −0,76%; Shanghai +0,22%. Asia Utara ditopang reli chip dan narasi AI; China–HK tertahan suku bunga PBOC serta dolar yang menguat, pasar lebih berhati-hati.

IHSG 8.040,03 (−0,14%) Senin (22/09) dengan transaksi Rp23,10T; asing net buy Rp491,70 miliar. Dana asing masih selektif ditengah pelemahan Rupiah Rp16.590/USD. IHSG hari ini diperkirakan konsolidasi positif di 7.990–8.080.

Files Attachment 1
News Harian

Riset Harian 22 September 2025

Wall Street menguat pada Jumat (19/09): Dow +0,37%, S&P 500 +0,49%, Nasdaq +0,72%. Rekor penutupan terdorong oleh Fed Cut 25 bps dan besarnya arus investasi di pasar saham, terutama saham Teknologi.

Bursa Asia variatif pada Jumat (19/09): Nikkei −0,57%, KOSPI −0,46%, Hang Seng 0,00%, Shanghai −0,30%. BOJ isyaratkan hentikan stimulus ETF/REIT. PBOC Tahan suku bunga, Investasi Asing Turun 12.7%. 

IHSG 8.051,12 (+0,53%) Jumat (19/09) dengan transaksi Rp69,51T; asing net buy Rp2,87T. Arus asing jumbo pasca Fed Cut dan prospek pelonggaran global menguatkan bias; IHSG hari ini diperkirakan positif di area 7.980 sampai 8.080.

Files Attachment 1
News Harian

Riset Harian 19 September 2025

Wall Street menguat pada Kamis (18/09): Dow +0,30%, S&P 500 +0,50%, Nasdaq +0,90%. Fed memotong FFR 25 bps dan memberi sinyal lanjutan; klaim pengangguran 231 ribu, serta lonjakan Intel setelah investasi Nvidia, memperkuat risk-on. 

Bursa Asia variatif (18/09): Nikkei +1,15%; KOSPI +1,40%; Hang Seng −1,35%; Shanghai −1,15%. Rally chip dan Fed cut mengangkat Jepang–Korea, sedangkan PBOC menahan suku bunga dan dolar yang pulih menekan China–HK. 

IHSG 8.008,43 (−0,21%) dengan transaksi Rp21,93T dan asing net sell Rp265,45 miliar; USD/IDR JISDOR Rp16.498 dan SUN 10Y 6,31% (18/09). Melemahnya IHSG dipicu oleh aksi profit taking serta pelemahan Rupiah yang menekan risk appetite investor. Namun, IHSG hari ini diperkirakan bergerak positif menyusul bursa domestik di rentang 7.950–8.060.

Files Attachment 1
News Harian

Riset Harian 17 September 2025

Wall Street ditutup melemah Selasa (16/09): S&P 500 −0,13%, Dow −0,27%, Nasdaq −0,07%. Retail sales AS Agustus +0,6% m/m di atas konsensus 0,2% menahan euforia; pasar berhati-hati jelang keputusan Fed dan dot plot, imbal hasil melemah (16/09). 

Bursa Asia variatif Selasa (16/09): Nikkei +0,30%, KOSPI +1,24%, Hang Seng −0,03%, Shanghai +0,04%. Daya dorong dari ekspektasi Fed cut. China cenderung datar setelah data Agustus melambat, output industri +5,2% y/y lebih rendah dibandingkan +5.7% sebelumnya (15/09).

IHSG 7.957,70 (+0,26%) Selasa (16/09) dengan transaksi Rp16,10T; asing net sell Rp374,55 miliar. USD/IDR Rp16.388,31 (17/09) dan SUN 10Y 6,33% (16/09). Prospek Fed cut dan paket stimulus RI Rp16,23T menjaga minat investor, sementara pelemahan data China menahan euforia. IHSG hari ini berpotensi sideways di area 7.900 - 8.020.

Files Attachment 1
News Harian

Riset Harian 16 September 2025

Wall Street ditutup menguat pada Senin (15/09): S&P 500 +0,47%, DJI +0,11%, Nasdaq +0,94%. Reli dipimpin saham teknologi menjelang keputusan The Fed pekan ini, dengan ekspektasi fed cut sebesar 25 bps didukung oleh data tenaga kerja yang melemah. 

Bursa Asia variatif pada Selasa (16/09): Nikkei libur, Hang Seng +0,22%, Shanghai −0,26%, sentimen mixed setelah data aktivitas China Agustus meleset dari ekspektasi. 

IHSG 7.937,12 (+1,06%) pada Senin (15/09) dengan transaksi Rp16,98T dan asing net buy Rp1,05 triliun. USD/IDR Rp16.405 dan SUN 10Y yield 6,34% (15/09). Dana rotasi ke saham big cap perbankan dan energi, ekspektasi The Fed lebih dovish, rencana stimulus fiskal domestik, rupiah yang stabil, serta proyeksi BI menahan suku bunga pekan ini. Hari ini, IHSG diprediksi akan manguat di rentang 7.900 hingga  7.985.

Files Attachment 1
News Harian

Riset Harian 15 September 2025

Wall Street ditutup campuran pada Jumat (12/09): Dow -0,59%, S&P 500 -0,05%, Nasdaq +0,45%. Klaim pengangguran 263 ribu dan UoM sentiment 55,4 (12/09) menjaga ekspektasi Fed cut; CPI Agustus +2,9% y/y; +0,4% m/m (11/09). Sentimen risk-on meningkat tipis.

Bursa Asia menguat pada Jumat (12/09): Nikkei +1,11%, KOSPI +1,54%, Hang Seng +1,31%, Shanghai -0,12%. Harapan pemangkasan suku bunga Fed dan rally AI mendorong risk appetite; dolar di Asia melemah (12/09). Optimisme stimulus China dan yield UST turun menopang sektor.

IHSG 7.854,06 (+1,37%) pada Jumat (12/09) dengan transaksi Rp17,87T; asing net sell Rp31,83 miliar. USD/IDR Rp16.371,89 (14/09) dan SUN 10Y 6,32% (12/09). Dengan sentimen Fed cut serta isu reshuffle, IHSG berpeluang konsolidasi di kisaran 7.780 sampai 7.870. Fokus pada bank BUMN dan Energi.

Files Attachment 1